Tampilkan postingan dengan label Quadcopter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Quadcopter. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 November 2024

Apa perbedaan Tricopter vs Quadcopter Drone

Tricopter dan quadcopter adalah dua jenis multirotor yang digunakan untuk berbagai aplikasi seperti fotografi udara, pengawasan, dan hobi. Keduanya memiliki karakteristik unik yang membuatnya sesuai untuk kebutuhan yang berbeda. Berikut adalah perbandingan detail antara keduanya:




1. Struktur Dasar

  • Tricopter:

    • Memiliki tiga lengan dengan motor di ujung masing-masing.
    • Menggunakan mekanisme tilt (biasanya servo) pada satu motor untuk mengontrol yaw (rotasi horizontal).
    • Desain ini lebih ringan dan sederhana dibandingkan quadcopter, tetapi memerlukan mekanisme tambahan untuk stabilitas.
  • Quadcopter:

    • Memiliki empat lengan, masing-masing dengan satu motor.
    • Memanfaatkan perbedaan kecepatan motor untuk mengontrol yaw, pitch, dan roll, tanpa mekanisme tilt tambahan.
    • Lebih stabil secara struktural dan aerodinamis.

2. Stabilitas dan Kontrol

  • Tricopter:

    • Lebih sulit dikendalikan karena jumlah motor lebih sedikit dan mengandalkan servo untuk yaw.
    • Servo bisa menjadi titik lemah, terutama jika tidak dirancang untuk beban berat atau penggunaan intensif.
    • Lebih fleksibel untuk manuver tajam, tetapi memerlukan pilot yang lebih berpengalaman.
  • Quadcopter:

    • Lebih stabil karena keempat motor bekerja secara bersamaan untuk distribusi daya yang merata.
    • Cocok untuk pemula karena stabilitasnya membuatnya lebih mudah diterbangkan.
    • Mampu mengangkat beban lebih berat dibanding tricopter, menjadikannya lebih cocok untuk fotografi udara profesional.

3. Efisiensi Energi

  • Tricopter:

    • Lebih hemat daya karena memiliki lebih sedikit motor.
    • Cocok untuk penerbangan jarak jauh dengan muatan ringan.
    • Namun, efisiensi bisa terganggu oleh konsumsi daya tambahan dari servo yaw.
  • Quadcopter:

    • Mengkonsumsi daya lebih banyak karena menggunakan empat motor.
    • Efisiensi dapat diimbangi dengan baterai lebih besar atau motor yang lebih efisien.

4. Kompleksitas Desain dan Perawatan

  • Tricopter:

    • Lebih kompleks dalam hal desain karena memerlukan servo tambahan.
    • Perawatan bisa lebih menantang karena lebih banyak komponen mekanis yang dapat rusak.
    • Lebih mudah dirakit untuk proyek DIY karena hanya menggunakan tiga motor.
  • Quadcopter:

    • Desain lebih sederhana dan lebih mudah dirawat karena tidak memerlukan servo.
    • Lebih banyak pilihan komersial dengan variasi fitur dan spesifikasi.

5. Kegunaan

  • Tricopter:

    • Cocok untuk penggemar DIY yang ingin membangun drone ringan dan fleksibel.
    • Lebih sering digunakan dalam proyek eksperimental dan penerbangan dengan manuver dinamis.
  • Quadcopter:

    • Standar untuk aplikasi seperti fotografi udara, pemetaan, dan penggunaan komersial lainnya.
    • Lebih sering digunakan oleh pemula dan profesional karena stabilitas dan performanya.

6. Biaya

  • Tricopter:

    • Umumnya lebih murah karena hanya membutuhkan tiga motor.
    • Namun, biaya servo berkualitas tinggi dapat menambah pengeluaran.
  • Quadcopter:

    • Lebih mahal karena membutuhkan empat motor dan ESC (Electronic Speed Controller) tambahan.
    • Komponen standar lebih mudah ditemukan, sehingga biaya perawatan bisa lebih rendah.

Kesimpulan

  • Tricopter lebih cocok untuk pengguna yang mencari desain ringan dan fleksibel dengan tingkat manuver tinggi, terutama untuk hobi dan eksperimen.
  • Quadcopter adalah pilihan terbaik untuk stabilitas, aplikasi profesional, dan kemudahan kontrol, menjadikannya favorit di kalangan pemula dan pengguna komersial.

Jika Anda mempertimbangkan penggunaan tertentu, faktor seperti anggaran, kebutuhan payload, dan tingkat keahlian pilot dapat menentukan pilihan terbaik antara keduanya.

Selasa, 15 September 2015

Apa itu Multicopter? Bagaimana Multicopter bekerja? Dan apa saja jenisnya? (Part 2)

Pada Part 1 saya sudah membahas apa itu multicopter, bagaimana multicopter bekerja, dan sedikit membahas jenis multicopter yaitu tricopter.

Nah pada post ini saya ingin membahas tentang Quadcopter. Yuk lanjut :D

Quadcopter

Yup, Seperti namanya Quad, multicopter ini memiliki 4 motor / baling-baling. Quadcopter termasuk multicopter yang sangat populer saat ini, selain lebih murah dalam merakit (ataupun membeli RTF) juga lebih enak dibawa-bawa dibanding dengan Hexacopter dan Octocopter. Apa itu RTF akan dibahas pada akhir artikel.

Quadcopter dapat membawa Action Camera beserta Brushless Gimbal nya, jadi Quadcopter sudah sangat cukup untuk kepentingan Aerial Photography / Video standard. Oh iya, bagi yang belum mengetahui apa itu Gimbal akan dibahas pada artikel lain.

Ada beberapa jenis tipe frame quadcopter, yang paling populer adalah X Frame, H Frame, dan Reptile Frame. Reptile juga terkenal akan nama lain yaitu Alien X, Dead Cat, atau populer dengan nama TBS Discovery Style seperti frame yang pernah saya bahas yaitu Quadcopter Frame X500 - TBS Discovery Style.

Quadcopter X Frame

Quadcopter H Frame

Quadcopter Reptile Frame

Ketiga tipe frame Quadcopter tersebut memiliki kekurangan dan kelebihan.

Untuk Quadcoper X Frame, kelebihannya setiap motor memiliki berat yang sama atau bisa dikatakan seimbang, jadi setiap motor mendapatkan beban yang sama.

Kekurangannya, saat anda memasang gimbal & kamera, anda harus memasangnya di bawah frame, dan anda harus berhati-hati karena lebih rentan terlihat propeller / baling-baling pada saat anda merakam melalui kamera

Untuk Quadcopter H dan Reptile Frame, Kelebihannya anda tidak perlu memasang gimbal dan kamera dibawah frame. Anda bisa memasangnya sejajar didepan frame. Jadi tanpa landing gear atau leg / kaki pun masih aman. So lebih ringkas dibawa kemana-mana

Kekurangannya, biasanya (walaupun tidak selalu) frame ini tidak seimbang antara depan dan belakang, jadi dua motor depan ataupun belakang akan mendapatkan beban yang lebih, hal ini akan berakibat dalam performa khususnya pada Pitch Control.

So, anda lebih suka Frame Quadcopter yang mana? Saya pribadi lebih suka frame H (untuk scratch frame dari awal) dan Reptile Frame untuk frame yang sudah jadi.

Oh iya selain Quadcopter rakitan, terdapat juga Quadcopter RTF / Ready To Fly alias beli langsung terbang. Contoh yang populer adalah DJI Phantom 3. Selain itu 3DR SOLO, walkera, dan lain sebagainya.


DJI Phantom 3

SOLO 3DR
Walkera Black Scout X4

Kelebihannya dan kekurangan Quadcopter RTF?
Kelebihan utama Quadcopter RTF ya karna tinggal terbang, anda tidak perlu memikirkan mau pakai frame apa, motor apa, esc apa, flight controller apa, dan sebagainya. Untuk mahal atau tidaknya sih sepertinya kurang lebih sama saja kalau dengan spesifikasi yang sama :)

Kekurangan? Kekurangan Quadcopter RTF anda tidak dapat bereksplorasi, misal anda tidak dapat menentukan / lebih memilih antara performa atau lamanya terbang. Lalu apabila ada sparepart yang rusak, akan susah untuk service / mencari pengganti sparepart yang rusak, paling tidak hal ini terjadi di indonesia ;)

Masih banyak sebenarnya kelebihan dan kekurangan Quadcopter RTF, ada yang ingin menambahkan?

So, Menurut kamu, lebih baik merakit Quadcopter? atau beli jadi Quadcopter RTF? Sebutkan alasan kamu yang di kolom komentar dibawah ;)

Nah segini aja dulu, pada posting selanjutnya pada Apa itu Multicopter? Bagaimana Multicopter bekerja? Dan apa saja jenisnya? (Part 3), saya akan membahas tentang Hexacopter.

Senin, 14 September 2015

Unboxing dan Review Singkat Quadcopter Frame 330mm - DJI Phantom Style

Frame kali ini yang ingin saya unboxing adalah Frame Quadcopter dengan ukuran 330mm, sangat identik dengan DJI Phantom yang sama-sama mengusung ukuran 330mm antar motor.

Frame ini memang diperuntukan untuk anda yang ingin membangun / merakit quadcopter dengan style seperti DJI Phantom, terlihat clean tanpa ada kabel-kabel yang terlihat.

Frame saat sudah terakit dengan elektronik
Frame saat sudah terakit dengan elektronik
Nah, keliatan kan Frame Quadcopter Frame 330mm ini saat terakit sangat mirip dengan DJI Phantom. So, apakah frame ini cocok dengan kebutuhan dan keinginan anda? Yuk cek artikelnya sampai habis ;)

Saat anda membuka kotak kerdus, akan terlihat seperti ini

Isi box Frame Quadcopter 330mm

Seperti biasa, tidak ada yang menarik dari box Frame Quadcopter 330mm ini, sama dengan Box Frame Quadcopter Frame X500 - TBS Discovery Style yang sebelumnya saya review, tidak ada brand maupun spesifikasi.

Isi dari Frame Kits ini lumayan lengkap, yuk kita check isinya apa saja.

Top & Bottom Shell saat disatukan
Top & Bottom Shell bagian luar
Top & Bottom Shell Bagian Dalam
Sepasang Landing Gear
2 Pasang / 4 Unit Baling-Baling
Camera Gimbal / Mount
4 Buah Lampu LED untuk Arm beserta kabelnya
Penutup lampu LED dan Mur
Sticker dan PDB (Power Distribution Board)


Oke mari kita review frame ini.
Berikut adalah perbedaan antara Frame yang saya bahas disini dan juga DJI Phantom 3 Body Shell Original

Quadcopter Frame 330mm (sebelah kiri) dan DJI Phantom 3 Body Shell Original (sebelah kanan)

Oke kita lihat dari fisiknya dahulu, dari photo diatas terlihat bahwa Quadcopter Frame 330mm terlihat lebih langsing dibanding DJI Phantom 3 Body Shell Original. Quadcopter Frame 330mm ini hanya muat battery li po 2500mah hingga 3000mah 3S. Dibandingkan dengan DJI Phantom 3 Body Shell dapat menampung hingga 4800mah.

Tingginya landing gearnya pun lebih tinggi DJI Phantom 3 Body Shell, perbedaannya sekitar 2CM. Maka jika anda ingin memakai Brushless Gimbal, maka anda harus memakai spacer pada landing gear Quadcopter Frame 330mm.

Untuk kualitas kekokohannya, percaya atau tidak, DJI Phantom 3 Body Shell terasa lebih tipis dan kurang kokoh, Bahkan beberapa forum luar negeri juga banyak yang mengeluhkan bahwa DJI Phantom 3 Body Shell ini lebih tipis dibanding dengan DJI Phantom 2.

So kalau soal rigid, perlu diakui Quadcopter Frame 330mm lebih baik.

Propellers alias baling-baling yang didapat termasuk bagus dibanding dengan propeller Quadcopter RTF walkera punya teman saya.

Camera Mount / Gimbal hanya cocok dengan action camera dengan ukuran Go Pro 3 dan Go Pro 4. Saat di jajal dengan Xiaomi Yi tidak dapat mengunci karna Yi lebih besar dibanding dengan Gopro 3 / 4.

Lampu LED menjadi tambahan tersendiri, setelah terakit sangat berguna untuk melihat mana bagian depan quadcopter dan mana bagian belakang. Hanya saja kabelnya terasa sangat tipis, anda dapat mengganti kabel bawaan yang ada di dalam box.

Power Board Distribution juga sebagai tempat untuk menempelkan flight Controller (juga esc?). Sangat standard, tidak ada yang bisa di komentarkan.

Anda juga mendapatkan sticker dalam paket penjualan :)

Kesimpulan :
Saat dilihat, Quadcopter Frame 330mm kit ini termasuk dalam kualitas bagus, baik Frame / Body Shell nya hingga asesoris yang didapat. Mungkin tinggal ganti Kabel LED agar lebih tebal dibanding dengan bawaan didalam box nya.

Quadcopter Frame 330mm kit ini cocok untuk anda yang ingin merakit / membuat quadcopter yang terlihat seperti DJI Phantom, terlihat clean tanpa ada kabel-kabel yang biasa berseliweran di frame lain.


Unboxing dan Review Singkat Quadcopter Frame X500 - TBS Discovery Style

Kali ini saya ingin unboxing dan review singkat Quadcopter Frame X500. Quadcopter Frame ini mengusung bentuk Reptile / Dead Cat / Alien X yang lebih populer TBS Discovery Style Frame.

Boleh jadi atau bisa dikatakan jika Quadcopter Frame X500 ini merupakan clone TBS Discovery, walaupun sudah tentu fitur yang ada di frame ini tidak secanggih TBS Discovery, Frame Quadcopter ini hanyalah Frame basic tanpa teknologi yang ada di TBS Discovery.



So, apakah frame ini patut untuk anda beli dengan harga 5 kali lebih murah dibanding dengan TOP & BOTTOM PLATE TBS Discovery? Baca sampai akhir yuk :D

Yuk kita lihat box nya dahulu



Yup, Tidak ada yang istimewa di box nya, hanya kerdus coklat kusam yang asal lakban ;)
Tapi gk masalah, karena setiap saya import pasti bungkusnya tidak ada yang istimewa.

Saat anda membuka box, anda akan menemukan seperti dibawah ini



"Loh, itu dapat 4 pasang ARM bro?" Eits engga.. itu karena saya pesan 2 unit untuk frame ini. Kita lihat aja yuk dapatnya apa saja, cek dibawah ini

Top & Bottom Plate, Flight Control Plate, Camera FPV Mount Plate
2 Pasang Arm (4 unit)
Power Distributrion Board & Baut Plastic / Spacer 
Rubber untuk plate Flight Control & Spacer
3 Kantung Baut

Isi nya lumayan lengkap karna diberi PDB / Power Distribution Board juga.. Di Toko Hobby lokal harga PDB gini aja udah bisa 30ribuan hingga 40ribuan.

Oke mari kita review kualitasnya :D

Dimulai dengan Plate, Quadcopter Frame X500 ini tidak seperti TBS Discovery, Plate nya bukan PCB yang biasa terdapat Power Distributionnya. Plate Quadcopter Frame X500 ini menggunakan material Fibreglass. Yup hanya Fibreglass bukan Carbonfibre, apa perbedaan keduanya? Yang pasti jauh lebih baik kualitas Carbonfibre dari ringan dan ketangguhan, tapi Carbonfibre itu jauh lebih mahal dibanding Fibreglass.

Tapi gk usah khawatir, rigid alias kokoh kok bro plate nya.. Masih aman untuk diajak main jauh di udara :D

Yang kedua bisa kita bahas ARM nya, Arm frame ini desainnya mengusung DJI Flame Wheel Arm. Kualitasnya dapat dibilang rigid, namun kualitasnya sama seperti Arm dari frame saya yang lain yaitu HJ450 (DJI F450 Clone) yang patah saat crash dari ketinggian hanya sekitar 5 meter.

Oke kita lihat photo perbedaan antara DJI Flame Wheel Arm Original dan Arm Bawaan Quadcopter Frame X500

Perbedaan antara DJI Flame Wheel Arm Original dan Arm Bawaan Quadcopter Frame X500

Perbedaan antara DJI Flame Wheel Arm Original dan Arm Bawaan Quadcopter Frame X500
Dapat dilihat dari photo bahwa DJI Flame Wheel Arm Original jauh lebih tebal dari Arm bawaan Quadcopter Frame X500, Setelah dipegang pun Arm Original akan terasa lebih rigit dan kualitasnya lebih baik dari pada arm bawaan.

Untuk kualitas Power Distribution Board (PDB), spacer, dan lainnya terbilang cukup baik atau standard.

Kesimpulan :
Dengan harga yang terbilang murah (5 kali lipat lebih murah dari TBS Discovery), Frame ini bisa jadi alternatif sangat murah untuk yang ingin membangun Quadcopter dengan style TBS Discovery.

Agar lebih baik, arm bawaannya dapat diganti dengan Arm Original DJI Flame Whell, agar lebih rigid dan menguragi hal yang tak diinginkan saat di udara :)


 
Copyright 2010 Quadcopter | Drone | FPV | Aeromodelling. All rights reserved.